Pengembangan Aplikasi Pemodelan Penyebaran Penyakit Airborne: Transfer Teknologi Pemodelan sebagai Relevansi Strategis Pencegahan Epidemi

Penulis

  • Hasnidar Hasnidar Universitas Sipatokkong Mambo Bone
  • Mustar Mustar Universitas Sipatokkong Mambo Bone
  • Suci Indah Cahyani SMAIT Ibnu Sina
  • Khairil Asnan Haedar Universitas Sipatokkong Mambo Bone

DOI:

https://doi.org/10.58917/barani.v2i1.864

Kata Kunci:

SEPA, Penyakit Airborne, Agent-Based Modeling, Edukasi Kesehatan, Simulasi Epidemi

Abstrak

Penyakit airborne masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. Manuskrip ini membahas pengembangan SEPA (Simulator Epidemi Penyakit Airborne), yaitu aplikasi interaktif berbasis agent-based modeling untuk edukasi kesehatan masyarakat dan simulasi epidemi. Aplikasi ini menyediakan skenario tata kota, pemodelan imunitas dinamis, serta visualisasi real-time untuk membantu pengguna memahami proses penularan penyakit dan dampak intervensi, seperti vaksinasi dan pembatasan mobilitas. SEPA dikembangkan menggunakan pendekatan evolutionary prototyping dan diuji melalui lebih dari 500 iterasi simulasi selama empat tahun. Validasi oleh 15 ahli kesehatan masyarakat dan epidemiologi menghasilkan skor rata-rata 4,3 dari 5, yang menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat valid, relevan, dan layak digunakan sebagai media edukasi. SEPA dapat menjadi alat praktis untuk meningkatkan literasi kesehatan digital dan mendukung kesiapsiagaan epidemi berbasis bukti di tingkat komunitas.

Referensi

Britton, T., Ball, F., & Trapman, P. (2020). A mathematical model reveals the influence of population heterogeneity on herd immunity to SARS-CoV-2. Science, 369(6505), 846–849. https://doi.org/10.1126/science.abc6810

Eubank, S., Guclu, H., Anil Kumar, V. S., Marathe, M. V., Srinivasan, A., Toroczkai, Z., & Wang, N. (2004). Modelling disease outbreaks in realistic urban social networks. Nature, 429(6988), 180–184. https://doi.org/10.1038/nature02541

Hunter, E., Mac Namee, B., & Kelleher, J. (2019). Correction: An open-data-driven agent-based model to simulate infectious disease outbreaks. PLOS ONE, 14(1), e0211245. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0211245

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-13

Cara Mengutip

Hasnidar, H., Mustar, M., Indah Cahyani, S., & Asnan Haedar, K. (2026). Pengembangan Aplikasi Pemodelan Penyebaran Penyakit Airborne: Transfer Teknologi Pemodelan sebagai Relevansi Strategis Pencegahan Epidemi. Barani: Journal of Community Service Learning, 2(1), 16–25. https://doi.org/10.58917/barani.v2i1.864